Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Komjen Sutarman Dilantik jadi Kapolri Sore Ini

Presiden SBY, bakal melantik Komjend Sutarman menjadi Kapolri, Jumat (25/10/2013) hari ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bakal melantik Komisaris Jenderal Sutarman menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jumat (25/10/2013) hari ini.

Berdasarkan agenda Wakil Presiden, acara pelantikan Sutarman sebagai pengganti Jenderal Timur Pradopo ini, akan digelar di Istana Negara pada pukul 15.00 wib.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie, melalui pesan singkat kepada wartawan, Kamis (24/10/2013), membenarkan agenda tersebut.

"Pelantikan Kapolri besok Jumat, 25 Oktober 2013 di Istana Negara pukul 15.00 WIB," ungkapnya.

Wakil Presiden Boediono dan anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II (KIB II) serta pimpinan lembaga tinggi negara, direncanakan hadir dalam acara pelantikan tersebut.

Sutarman yang hingga kekinian masih menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim) ini, merupakan calon tunggal kapolri yang dipilih Presiden SBY.

Rekomendasi Untuk Anda

Sutarman, merupakan calon unggulan dari tujuh nama calon yang diusulkan Komisi Kepolisian Nasional. Setelah diajukan serta menjalani uji kelaikan dan kepatutan, DPR RI lantas menyetujui usulan presiden tersebut, Selasa (22/10/2013).

Sembilan fraksi partai di Komisi III DPR RI, juga sudah mendengarkan jawaban Sutarman saat disetujui sebagai kapolri, Kamis (17/10/2013).

Dalam jawaban lisannya tersebut, Sutarman mengungkapkan sembilan visi dan misi yang dibuatnya dan bakal dilaksanaan saat sudah menjadi kapolri. Ini kesembilan visi  dan misi Komjend Sutarman:

1. Menciptakan situasi keamanan dalam negeri yang kondusif dengan mengkedepankan upaya preventif dan preemtif dengan didukung oleh penegakan hukum yang tegas dalam rangka pengamanan tahapan pemilu 2014.

2. Meningkatkan pengungkapan dan penuntasan kasus meliputi kejahatan konvensional, kejahatan lintas negara, trans nasional crime, kejahatan yang merugikan kekayaan negara, dan kejahatan yang berimplikasi kontijensi.

3. Mempercepat program reformasi birokrasi polri melalui pembangunan zona integritas.

4. Meningkatkan peran intelejen dalam mendukung pemeliharaan kamtibamas.

5. Meningkatkan partisipasi masy melalui pemberdayaan Polmas.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas