Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Timwas Century Minta KPK Jangan Seperti Keong

KPK jangan tunda lagi, jangan seperti keong yang jalannya lambat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Tim Pengawas Century asal PKS Indra meminta kasus yang merugikan negara senilai Rp 6,7 triliun. Menurut Indra, kasus tersebut menyebabkan kerugian negara yang tidak sedikit.

"KPK jangan tunda lagi, jangan seperti keong yang jalannya lambat," kata Indra di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/11/2013).

Indra mengungkapkan penetapan Budi Mulya sebagai tersangka membuktikan adanya kejadian tindak pidana korupsi.

"BM (Budi Mulya) tidak sendirian, ada mastermind-nya. ada Gubernur BI dan Menkeu," tuturnya.

Terpenting, ujar Indra, bila Boediono berstatus tersangka maka DPR akan melakukan hak menyatakan pendapat (HMP)."Tapi kita tunggu statusnya (Boed). Lihat dinamikanya. Hak menyatakan pendapat ini Sangat tergantung status Boediono," imbuhnya.

Indra pun menyesalkan pemeriksaan Boediono di Kantor Wakil Presiden. Sebab sesuai aturan, semua orang diperlakukan sama dimata hukum.

"Jadi pemeriksaan Boediono itu preseden, terkesan ada keistimewaan, padahal engga ada keistimewaan di mata hukum. KPK harus memulihkan, jangan sampai terulang seperti ini. Nanti orang diperiksa KPK tapi minta hari sekian, tinggal sekian di tempat mana," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas