Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Azlaini Agus Juga Pernah Memaki Ketua Ombudsman

Azlaini Agus bukan saja terhadap sejumlah pihak baik masyarakat pengadu pelayanan kepada Ombudsman

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Temuan Majelis Kehormatan Ombudsman terhadap prilaku dan tindakan tak elok Wakil Ketua Ombudsman, Azlaini Agus bukan saja terhadap sejumlah pihak baik masyarakat pengadu pelayanan kepada Ombudsman, tetapi juga orang-orang di internal Ombudsman.

Ketua Ombudsman, Danang Girindrawardana, mengakui, sikap temperamental dan emosional dengan meluapkan kata-kata kasar, juga terjadi dan dialami pegawai Ombudsman. Tak terkecuali, Danang pun pernah merasakan pedasnya perkataan yang keluar dari mulut Azlaini.

"Pola temperamentalnya terjadi juga di Ombudsman. Seperti disampaikan hampir semua orang Ombudsman kena jatah di maki-maki. Saya secara pribadi merasakan hal yang sama," ujar Danang usai mendengarkan rekomendasi Majelis Kehormatan di Kantor Ombudsman, Jakarta, Jumat (29/11/2013).

Menurut Danang memang sikap temperamental Azlaini lebih kerap lewat kata-kata. Namun, merujuk pada Kode Etik Insan Ombudsman, merupakan pelanggaran kode etik. "Kekerasan verbal itu sebuah abuse dan tidak boleh dilakukan karena itu melanggar kode etik," sambungnya.

Sehingga, kata Danang, hasil rekomendasi yang dikeluarkan Majelis tidak semata-mata terkait tindakan pemukulan dan kata-kata kasar terhadap petugas Bandara Sultan Syarif Kasim, Yana Novia. Tapi, hampir seluruh internal Ombudsman juga dimintai keterangan.

"Ini dilakukan untuk mendapatkan sudut pandang apakah perbuatan beliau terjadi saat itu saja atau sekuential (berulang-ulang). Dan Majelis Kehormatan menemukan itu. Jadi rekan kami banyak sekali dibully olehnya," tambah Danang

Terkait kinerja, sambung Danang, anggota Ombudsman memang bekerja berdasar kolektif kolegial. Namun, dalam temuan Majelis Kehormatan, ternyata ada beberapa prosedur kerja yang dilakukan Azlaini menyalahi, bahkan masuk dalam konflik kepentingan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ini salah satu temuan majelis kehormatan, di dalam detil itu terdapat dugaan pelanggaran kenapa penanganan kasus di wilayah beliau, secara tidak prosedural dia tangani sendiri sehingga mengalami konflik kepentingan," kata Danang yang mengaku baru tahu soal ini dari temuan Majelis Kehormatan.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas