Hadapi Teroris Tidak Sama dengan Penjahat Biasa
ada beberapa alasan yang menjadi perbedaan dalam penangganan teroris
Penulis:
Muhammad Zulfikar
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), M Nasser menilai dalam menghadapi teroris tidak dapat disamakan dengan menghadapi penjahat biasa. Menurutnya ada beberapa alasan yang menjadi perbedaan dalam penangganan teroris.
"Alasan pertama adalah teroris biasa dilengkapi senjata dan juga mereka telah terlatih," kata M Nasser di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (4/1/2014).
Nasser menuturkan, para teroris mengusung sebuah ideologi dalam melakukan kejahatan. Ideologi tersebut adalah bahwa mereka melakukan kejahatan atas dasar jihad dimana surga diyakini telah menunggu para teroris tersebut.
"Ada anggapan yang mereka yakini semakin banyak yang dibunuhnya, makin banyak bidadari yang akan didapatkan," tuturnya.
Nasser mengatakan, aparat kepolisian harus ekstra keras dalam menanggani teroris. Tindakan dalam pemberantasannya harus berbeda dengan penjahat biasa.
"Polisi harus ekstra keras menghadapi kejahatan yang dilakukan teroris," ucapnya.