Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Andi Sempat Tak Tahu Peran Choel di Proyek Hambalang

Saya tidak pernah diberi tahu oleh staf maupun adik saya. Dan adik saya tidak juga pernah melaporkan kepada saya

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Andi Sempat Tak Tahu  Peran Choel di Proyek Hambalang
TRIBUN/DANY PERMANA
Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng (kanan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alifian Mallarangeng mengklaim sempat tidak tahu peran adiknya Andi Zulkarnaen Mallarangeng (Choel) dalam proyek Hambalang. Bahkan, dia juga berkilah tak tahu soal permintaan fee sebesar 18 persen pada penanganan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang.

"Saya tidak pernah diberi tahu oleh staf maupun adik saya. Dan adik saya tidak juga pernah melaporkan kepada saya," kata Andi Malarangeng saat bersaksi untuk terdakwa Deddy Kusdinar, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2014).

Dijelaskan Andi yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka Hambalang, peran adiknya baru ia ketahui, saat dirinya berstatus tercegah KPK.

"Ketika itu sewaktu dicekal, saya menyampaikan surat kepada Presiden soal pemberhentian saya, baru ketika disitu adik saya mengungkapkan adanya penyesalan tersebut. Sehingga saya menyampaikann untuk meluruskan hal itu oleh adik saya. Yang kemudian uang tersebut dikembalikan (KPK)," kata Andi.

Dalam dakwaan Deddy Kusdinar, disebutkan sekitar pertengahan 2010, terdakwa bersama Wafid Muharam bertemu dengan Andi Zulkarnain Anwar (Choel Mallarangeng) di Restoran Jepang Grand Hyatt Jakarta. Pada pertemuan itu Choel Mallarangeng menyampaikan bahwa kakaknya Andi Alfian Mallarangeng sudah satu tahun menjabat namun belum dapat apa-apa.

Maksud ucapan Choel Mallarangeng diperjelas oleh Mohammad Fakhrudin (Staf Khusus Menpora) yang menayakan kepada Wafid Muharam tentang kesiapan memberikan fee sebesar 18 persen kepada Choel Mallarangeng untuk pekerjaan pembangunan P3SON Hambalang.

Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun kembali menayakan soal pertemuan tersebut yang dilakukan juga direstoean di Plaza Senayan dan di Hotel Mandarin. Mantan juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun kembali menjelaskan ketidak tahuannya soal pertemuan yang dilakukan adiknya tersebut.

Berita Rekomendasi

"Jadi saya tidak pernah diberi tahu (soal adanya fee), tidak pernah dilapori dari adik saya," kata Andi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas