Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istana Bantah Isu Harga Elpiji untuk Dongkrak Elektabilitas PD

Presiden SBY baru mengetahui mengenai kenaikan harga jual elpiji 12 kilogram

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak istana membantah naik turunnya harga elpiji kemasan 12 kilogram dijadikan bahan agar elektabilitas partai Demokrat terdongkrak.

"Oh enggak lah. Saya saksi hidup," ujar Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi di kompleks kantor Presiden, Jakarta, Selasa(7/1/2014).

Menurut Sudi, Presiden SBY baru mengetahui mengenai kenaikan harga jual elpiji 12 kilogram. Kemudian, hal itu ditindaklanjuti Sudi, dengan menanyakan kabar kenaikan harga elpiji kepada Pertamina.

"Akhirnya saya bertanya karena itu tadinya ada rekomendasi dari BPK ke Pertamina," ujar Sudi.

Karena itu, Sudi meminta isu kenaikan harga jual elpiji 12 kilogram tidak dipolitisasi seakan-akan Partai Demokrat memiliki kepentingan agar Partai yang dipimpin SBY elektabilitasnya naik.

"Jadi enggak, kalau seperti itu enggak lah. Saya bukan orang partai. Tapi janganlah kalian membawa-membawa itu ke politik," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas