Polri: Pengamanan Pemilu Sebagian Andalkan Kegiatan Rutin
Polri saat ini sudah menerima dana untuk pengamanan Pemilu 2014 sebesar Rp 1 triliun.
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri saat ini sudah menerima dana untuk pengamanan Pemilu 2014 sebesar Rp 1 triliun. Institusi yang dipimpin Jenderal Polisi Sutarman ini masih berusaha menutupi kekurangannya dengan melakukan realokasi anggaran Polri untuk tambahan biaya pengamanan Pemilu sebesar Rp 600 miliar.
Komisi III DPR RI pun sudah menyetujui keinginan Polri untuk melakukan realokasi anggarannya untuk menambah dana Pemilu. Bila disetujui Kementrian Keuangan maka Polri bisa mengalihkan mata anggaran yang sudah dialokasikan untuk kebutuhan Polri lainnya ke dana pengamanan Pemilu sehingga dana pengamanan Pemilu seluruhnya menjadi Rp 1,6 triliun.
Jumlah tersebut masih lebih kecil dibanding dana pengamanan Pemilu 2009 yang mencapai Rp 1,8 triliun. Tentu saja ini akan berdampak terhadap pola pengamanan yang akan dilakukan Polri seperti diantaranya tidak ada lagi pengadaan peralatan khusus untuk pengamanan Pemilu 2014 dan menggunakan perlatan yang sudah ada selama ini.
Meskipun demikian, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Badrodin Haiti menjamin Polri tetap akan bekerja maksimal mengamankan Pemilu 2014.
"Tidak (akan berkurang pengamanannya). Upaya itu maksimal. (Strateginhya) Bisa dimaksimalkan yang ada, hal-hal dalam rangka pengamanan," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2014).
Strategi yang akan dilakukan Polri dalam mengamankan Pemilu 2014 untuk mensiasati kekurangan anggaran adalah dengan menentukan skala prioritas pada saat pelaksanaan Pemilu.
"244 hari operasi, tidak semuanya ada kegiatan, itu bisa dicover dari kegiatan rutin," ucapnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.