Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Karen Agustiawan: Rudi Telepon Minta Pertamina Siapkan Dana untuk DPR

Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan menegaskan pernah dihubungi Rudi Rubiandini ketika masih menjabat Kepala SKK Migas

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Karen Agustiawan: Rudi Telepon Minta Pertamina Siapkan Dana untuk DPR
Warta Kota/Henry Lopulalan
Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina, Karen Agustiawan usai menjalani pemeriksaan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2014). Pemeriksaan yang berlangsung sekitar 12 jam tersebut terkait gratifikasi dalam Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk tersangka Waryono Karno. Warta Kota/Henry Lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan menegaskan pernah dihubungi Rudi Rubiandini ketika masih menjabat Kepala SKK Migas.

Melalui telepon, kata Karen, Rudi meminta Pertamina menyiapkan uang 150 ribu dolar AS untuk 'tutup kendang' guna pembahasan APBN Perubahan 2013 di DPR.

"Akan ada pengesahan APBNP bulan Juni 2013, siang itu beliau (Rudi) menyampaikan buka kendang dari saya (SKK Migas), tapi tutup kendangnya dari Pertamina," kata Karen bersaksi untuk Rudi Rubiandini di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (4/2/2014).

Mulanya Karen tidak mengetahui maksud dari istilah buka-tutup kendang. Belakangan ia tahu bahwa itu merupakan bantuan dana.

"Tapi dijelaskan Pak Rudi ini proses untuk pengesahan APBNP 2013," ujarnya.

Dijelaskan Karen, berdasarkan penuturan Rudi saat itu, diminta sediakan uang 300 ribu dolar AS untuk 'buka tutup kendang' di DPR.

"Tapi saya kurang mengerti apa buka kendang untuk Komisi VII apa Banggar," ujarnya. "Nilai bukanya 150 ribu dolar AS, tutupnya 150 ribu dolar AS," kata Karen.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski didesak, Karen mengaku tidak mengeluarkan uang tersebut.

"Karena Pertamina pembiayaan bukan dari APBN, tapi dari hasil usaha sendiri," imbuhnya. (edwin firdaus)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas