Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dana BOP Belum Turun, Pengawas UN Terancam Tidak Dibayar

ada beberapa kendala yang harus dihadapi pengawas UN

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
zoom-in Dana BOP Belum Turun, Pengawas UN Terancam Tidak Dibayar
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke SMAN 35, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Minggu (13/4/2014). Sidak tersebut untuk meninjau persiapan pelaksanaan Ujian Nasional di beberapa SMA yang akan dilangsungkan mulai besok, Senin (14/4/2014). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia, pada 14-16 April 2014 besok.

Meskipun berjalan lancar, ada beberapa kendala yang harus dihadapi pengawas UN. Kepala Sekolah SMAN 76, Cakung, Jakarta Timur, Retno Listyarti mengatakan honor untuk pengawas UN tahun ini akan tertunda.

Pasalnya dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP) yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, belum kunjung turun.

"Masa kepala sekolahnya suruh ngutang. Mungkin gadai BPKP saja. Sebenarnya ingin banget ngomong langsung (dengan Mendikbud M Nuh)," kata Retno, Senin (14/4/2014).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk membayar pengawas yang berasal dari perguruan tinggi selama 4 hari itu, ia harus mengeluarkan dana Rp 50 ribu setiap harinya. Itu belum termasuk uang makan.

Diketahui, Mendikbud M Nuh dijadwalkan akan mendatangi SMA 76 Jakarta Timur pada hari pertama pelaksanaan UN SMA dan sederajat hari ini. Namun, kedatangannya batal.

Diketahui, di Provinsi DKI Jakarta sendiri, UN SMA dan SMK, dan sederajat akan diikuti sebanyak 119.879 siswa. Dari total jumlah tersebut terdiri dari, siswa SMA Negeri sebanyak 28.959 siswa dan SMA Swasta sebanyak 25.811 siswa.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara untuk tingkat SMK, yakni SMK Negeri sebanyak 13.558 siswa dan SMK swasta sebanyak 51.551 siswa.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas