Dana Tersendat, Pengawas UN SMA di Jakarta Belum Dibayar
Ada beberapa kendala yang menganjal tahun ini. Sebut aja, belum turunnya dana untuk pengawas UN.
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Rendy Sadikin
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan sederajat digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia, pada 14 hingga 16 April 2014.
Sekjen Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti menyebutkan, ada beberapa kendala yang menganjal tahun ini. Sebut aja, belum turunnya dana untuk pengawas UN.
"APBD yang belum turun, sampai hari ini belum turun juga akibat keterlambatan pengesahan DPRD. Sekolah kesulitan betul membayar pengawas jika sampai hari Rabu nanti belum turun," kata Retno yang juga Kepala Sekolah SMAN 76 Cakung, Jakarta Timur, Senin (14/4/2014).
Retno mengatakan, soal hal itu pihaknya sudah melakukan sosialisasi terhadap pengawas UN. "Seingat saya pemerintah daerah ditanya nggak bisa jawab," lanjutnya.
Diketahui, di Provinsi DKI Jakarta sendiri, UN SMA dan SMK, dan sederajat akan diikuti sebanyak 119.879 siswa. Dari total jumlah tersebut terdiri dari, siswa SMA Negeri sebanyak 28.959 siswa dan SMA Swasta sebanyak 25.811 siswa.
Sementara untuk tingkat SMK, yakni SMK Negeri sebanyak 13.558 siswa dan SMK swasta sebanyak 51.551 siswa.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.