Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Temui Orangtua Siswa TK JIS Cari Korban Sodomi Lain

Polda Metro Jaya berencana menggelar pertemuan dengan seluruh orangtua dan wali murid

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Polisi Temui Orangtua Siswa TK JIS Cari Korban Sodomi Lain
Kompas.com
Jakarta International School (JIS) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk memastikan adanya korban lain dalam kasus sodomi terhadap AK (6) siswa TK Jakarta International School (JIS), Polda Metro Jaya berencana menggelar pertemuan dengan seluruh orangtua dan wali murid siswa TK JIS.

"Pertemuan itu sedang dijadwalkan oleh JIS. Sebab kami minta difasilitasi oleh JIS untuk bisa bertemu dengan semua orantua siswa TK JIS," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/5/2014).

Menurut Rikwanto dalam pertemuan langsung dengan para orangtua siswa TK JIS itu, pihaknya akan menanyakan apakah ada kejanggalan yang mereka temukan dari anak-anak mereka dan diduga menjadi korban sodomi.

"Kalau ada kejanggalan dan diduga terkait kekerasan seksual, kami minta agar segera dilaporkan ke kami," katanya.

Selain itu, menurut Rikwanto, dalam pertemuan itu pihaknya juga akan menekankan antisipasi dari orangtua agar kejadian yang menimpa AK (6), tidak terjadi pada anak-anak mereka.

"Selama ini kami hanya menghimbau mereka secara tidak langsung. Namun dalam pertemuan itu, himbauan kami sampaikan langsung termasuk untuk melapor ke polisi jika memang ada indikasi anak mereka jadi korban kekerasan seksual di sekolah," paparnya.

Rikwanto berharap dengan pertemuan itu jika ada korban sodomi lain, maka pihaknya bisa menemukannya dan orangtua lansung membuat laporan polisi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dan nanti biar penyidik yang jemput bola untuk mendatangi korban keluarga korban," katanya.

Menurut Rikwanto dari kesaksian 5 tersangka sodomi yang sudah ditahan pihaknya, ada satu siswa TK JIS lain selain AK yang pernah menjadi korban sodomi mereka.

"Namun para tersangka lupa identitas siswa tersebut," katanya. (Budi Sam Law Malau)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas