Anas: Fakta Sidang Jangan Dianggap Sampah
Anas berharap baik hakim maupun jaksa KPK benar-benar mempertimbangkan setiap fakta yang muncul.
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum mengaku tetap menghormati putusan sela majelis hakim yang menyatakan terus melanjutkan sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi. Namun Anas berharap baik hakim maupun jaksa KPK benar-benar mempertimbangkan setiap fakta yang muncul.
"Yang saya harapkan adalah prosesnya nanti jujur dan adil berdasarkan fakta-fakta persidangan. Fakta persidangan
jangan dianggap sampah. Kalau dianggap sampah, ya buat apa persidangan ini," kata Anas ditanyai usai menjalani
sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (19/6/2014).
Anas yang didakwa menerima gratifikasi proyek Hambalang dan proyek lain serta melakukan pencucian uang, optimistis bisa mematahkan tuduhan jaksa KPK. Ditambah, kata Anas, dalam perkara pencucian uang, ada dua dari tiga orang hakim yang tak sependapat KPK memiliki kewenangan menyidik perkara TPPU.
"Nah itu menunjukkan bahwa, satu perkara ini perkara yang serius. Perkara yang berat dan menimbulkan perdebatan
yang kemudian menimbulkan dissenting opinion. Yang kedua ada keragu-raguan. Kalau tidak ada ruang keragu-raguan,
tidak ada dissenting opinion," kata Anas. (edwin firdaus)