Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kecelakaan Akibat Sopir Mengantuk Turun 10 Persen

Mabes Polri mencatat selama mudik Lebaran 2014, jumlah kecelakaan diakibatkan pengemudi mengantuk turun 10 persen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kecelakaan Akibat Sopir Mengantuk Turun 10 Persen
Warta Kota/henry lopulalan
MUDIK MOTOR MASUK JAKARTA - Pemusik menggunakan motor dari berbagai kota berdatangan paskah lebaran ketika melintas di Jalan Kalimalang. Jakarta Timur, Sabtu (2/8/2014). Ribuan pemudik dengan menggunakan mobil pribadi, motor, kereta api, bus dan pesawat mulai kembali ke Jakarta karena habis liburan dan Senin (4/8) mulai masuk kerja kembali dan mas 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri mencatat selama mudik Lebaran 2014, jumlah kecelakaan diakibatkan pengemudi mengantuk turun 10 persen.

"Untuk 2014 ini, ada 379 kasus yang ditemukan karena pengemudi mengantuk dan lelah," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Agus Rianto, Minggu (3/7/2014).

Sementara jika dibandingkan tahun 2013 lalu, ada penurunan 10 persen atau 43 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2014.

Agus menilai, angka kecelakaan karena pengemudi mengantuk dan lelah menurun lantaran banyak pemudik yang memang sudah menyadari akan pentingnya keselamatan.

"Kami terus imbau agar pemudik berhati-hati, melalui pengeras suara di beberapa pos pengamanan selalu diingatkan agar beristirahat, jangan memaksakan," kata Agus.

Imbauan lainnya juga dilakukan pihak Polri dengan memasang berbagai spanduk di sepanjang jalur mudik.

Rekomendasi Untuk Anda

Apabila dibandingkan dengan pelaksanaan Operasi Ketupat 2014 lalu, kecelakaan karena pengemudi mengantuk sangat turun drastis.

Pada 2012 lalu ada 1.225 kecelakaan karena sopir mengantuk. Dan setiap tahunnya angka kecelakaan karena mengantuk dapat ditekan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas