Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Kubu Suryadharma Ali dan Romahurmuziy Didesak Sudah Islah Sebelum Muktamar PPP

Kubu Suryadharma Ali dan Romahurmuziy didesak segera islah (damai) sebelum Muktamar PPP digelar.

Editor: Agung Budi Santoso
zoom-in Kubu Suryadharma Ali dan Romahurmuziy Didesak Sudah Islah Sebelum Muktamar PPP
Suryadharma Ali dan Romahurmuziy 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Ketua Mahkamah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Chozin Chumaidy, mengatakan keputusan Mahkamah Partai agar kubu Suryadharma Ali (SDA) dan Romahurmuziy atau Romy untuk islah sebelum menyelenggarakan Muktamar, tidak lah berkaitan dengan arah koalisi partai berlambang Ka'bah itu.

Kepada wartawan di kantor Dewan Pimpinan Pusat PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2014), Chozin mengatakan arah kebijakan PPP sepenuhnya ditentukan oleh DPP yang susunannya sesuai Mukhtamar 2011 lalu di Bandung, Jawa Barat.

"Mukhtamar di Bandung menentukan pak Suryadharma Ali sebagai Ketua Umum, dan Romy sebagai sekjen," katanya.

Pascapengalihan dukungan PPP dari Koalisi Merah Putih (KMP) ke Koalisi Indonesia Hebat dalam pemilihan ketua MPR pekan lalu, konflik internal PPP kembali terjadi. SDA berencana menggelar pelantikan pada 23 Oktober mendatang, sedangkan Romy berencana menggelar pada 15 Otkober mendatang.

Perdamaian antara kubu SDA dan kubu Romy hingga kini masih terus diupayakan oleh banyak pihak, termasuk oleh dengan memaksa SDA dan Romy untuk bekerjasama saat menyelenggarakan Mukhtamar.

"Makhamah ingin menyelesaikan hal itu, agar partai tetap satu," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, semua pihak seharusnya bisa menerima keputusan Mukhtamar, termasuk jika PPP diputuskan untuk mengalihkan dukungannya ke KIH. (NURMULIA REKSO PURNOMO).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas