Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hermanto Dardak Pejabat Senior Dianggap Pantas Jadi Menteri

Hermanto dianggap kompeten untuk menjadi menteri apalagi nanti jika Kementerian PU dan Perumahan Rakyat digabung

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak belakangan santer disebut-sebut bakal masuk menjadi menteri di kabinet Jokowi-JK. Menurut Mantan Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Lukman Purnomosidi sosok Hermanto dianggap kompeten untuk menjadi menteri apalagi nanti jika Kementerian PU dan Perumahan Rakyat digabung.

“Dulu kan saat Kemen PU dan Kemenpera jadi satu dibawah Departemen Kimpraswil, pak Hermanto sudah pejabat senior yang kompeten disana, jadi harusnya tidak ada masalah”, ujar Lukman dalam pernyataannya Jumat(24/10/14).

Sementara itu ketua umum Ikatan Ahli Perencana (IAP) Bernardus Djonoputro mengatakan bahwa PU adalah kementerian sangat besar yang memiliki kompleksitas teknis yang tinggi dan memang wajar jika ada pandangan bahwa lebih baik dipegang profesional yang merupakan birokrat karier. Namun Bernardus mengatakan bahwa Menteri PU-Pera nantinya harus mengkombinasikan pengalaman birokrasi yang sangat matang dengan kemampuan berinteraksi dengan dunia usaha atau komersial yang baik, agar bisa mendorong investasi infrastruktur dan perumahan.

Terkait nama Hermanto Dardak, Bernardus memandang Wamen PU demisioner ini sebagai sosok yang investor-friendly, dan juga disampaikan bahwa Hermanto saat ini menjabat Presiden organisasi permukiman internasional yaitu EAROPH (Eastern Regional Organization for Planning and Housing), sehingga kompetensi ke-PU-an maupun unsur perumahan sudah lengkap dimilikinya.

“Beliau itu presiden EAROPH, organisasi internasional yang memayungi infrastruktur dan permukiman, jadi lengkaplah kompetensinya untuk memimpin kementerian gabungan baru ini," ujarnya.

Sebelumnya Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak disebut-sebut menjadi salah satu kandidat yang akan menempati jabatan Menteri Infrastruktur di kabinet Joko Widodo - Jusuf Kalla. Meski namanya beberapa kali disebut dalam survei-survei tentang kabinet Jokowi, Hermanto mengaku akan realistis dan tidak ingin berandai-andai masalah jabatan menteri itu.

“Saya tidak bisa banyak berkomentar, karena itu hak prerogatif Presiden," ujar peraih gelar doktor ilmu transportasi jalan dari Australia ini di Jakarta beberapa waktu lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Hermanto Dardak sempat medapatkan penghargaan dari Internasional Federation (IRF) yakni IRF Professional of the year 2014.

Penghargaan tersebut, dianugerahkan kepada figur terkemuka dan profesional di sektor swasta dan pendidikan yang memiliki track record baik berdasarkan kepemimpinan dan komitmen untuk industri transportasi jalan.

Disampaikan Hermanto, dengan mendapat penghargaan itu merasakan mendapaykan suatu kehormatan bisa menjadi orang pertama di Indonesia untuk mendapatkan penghargaan IRF Professional Award 2014.

Hermanto berharap bisa lebih berkontribusi lagi bagi Indonesia di dunia internasional. Kata dia, tentunya penghargaan tersebut harus menjadi cambuk untuk terus meningkatkan performa infrastruktur jalan di Indonesia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas