Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fadel: Tolak Munas Golkar Bali, Kader Terancam Dipecat

Menurut dia, dibentuknya Presidium Penyelamat Partai Golkar tidak akan memengaruhi pelaksanaan Munas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Fadel: Tolak Munas Golkar Bali, Kader Terancam Dipecat
Kompas.com
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (kanan) didampingi Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad mengikuti pertemuan dengan ribuan anggota Fraksi Partai Golkar seluruh Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3/2013). Pertemuan tersebut untuk pemantapan strategi pemenangan Partai Golkar pada pemilu legislatif dan pemilihan Presiden tahun 2014. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad mengatakan, Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golongan Karya akan tetap dilaksanakan di Bali pada 30 November 2014-3 Desember 2014.

Menurut dia, dibentuknya Presidium Penyelamat Partai Golkar tidak akan memengaruhi pelaksanaan Munas.

"Insya Allah tanggal 30-3 akan dilaksanakan Munas di Bali," ujar Fadel, di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (26/11/2014).

Menurut Fadel, dalam AD/ART Partai Golkar, tidak dikenal istilah Presidium Penyelamat Partai Golkar sehingga apa pun keputusan dari kelompok tersebut tidak akan memengaruhi penyelenggaraan Munas Golkar.

"Istilah itu ada hanya dibuat saat kemarin saja," ucap Fadel.

Terkait adanya Presidium tersebut, Fadel mengatakan, kemungkinan ada dua pandangan yang akan diberikan oleh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Pertama, akan ada sanksi pemberhentian kepada orang-orang yang dianggap "bandel" tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yang kedua, ya biar saja, namanya ini kan menyiapkan diri untuk Munas di Bali. Ini merupakan dinamika demokrasi di Partai Golkar," ucap Fadel.

Perebutan kursi ketua umum membuat Partai Golkar terpecah. Bentrokan fisik terjadi di Kantor DPP Partai Golkar saat rapat pleno membahas Musyawarah Nasional IX Golkar.

Presidium Penyelamat Partai Golkar pun dibentuk dengan dipimpin Wakil Ketua Umum Agung Laksono. Presidium tersebut berencana menggelar Munas IX secara terpisah paling lambat Januari 2015 di Jakarta.

Adapun Presidium Penyelamat Partai Golkar beranggotakan Priyo Budi Santoso, Hajriyanto Y Thohari, Zainuddin Amali, Agus Gumiwang Kartasasmita, Laurens Siburian, Ibnu Munzir, Yorrys Raweyai, Agun Gunanjar Sudarsa, dan Zainal Bintang.

Namun, hingga saat ini kepolisian belum mengeluarkan izin untuk menggelar Munas di Bali.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas