Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kepala Basarnas: Saya Mohon dengan Hormat kepada Panglima TNI

Opsi pertama yang dimaksud oleh Soelistyo adalah cara mengangkat badan pesawat dari dasar Laut Jawa dengan balon pelampung

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kepala Basarnas: Saya Mohon dengan Hormat kepada Panglima TNI
Kompas
Marsekal Madya F Henry Bambang Soelistyo 

TRIBUNNEWS.COM, PANGKALAN BUN - "Ini sangat penting. Saya mohon dengan hormat kepada Panglima TNI untuk segera bisa memerintahkan satuan-satuannya agar bisa melakukan opsi pertama."

Begitu lah permintaan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya (Marsdya) FHB Soelistyo untuk Panglima TNI Jenderal Moeldoko dalam jumpa pers di Posko Pencarian, Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, Jumat (16/1/2015).

Opsi pertama yang dimaksud oleh Soelistyo adalah cara mengangkat badan pesawat dari dasar Laut Jawa dengan balon pelampung atau lifting bag atau floating balloon. Cara tersebut pernah digunakan oleh para anggota TNI AL saat mengangkat ekor pesawat.

"Mudah-mudahan dengan cara yang sama dan sistem yang sama, tapi dengan bagian pesawat yang lebih besar ini, bisa berhasil mengangkatnya," ujarnya.

Permohonan Soelistyo selaku Kabasarnas kepada Panglima TNI itu disampaikan setelah Basarnas menyudahi upaya evakuasi jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 dengan teknik penyelaman. Basarnas memutuskan untuk mengangkat badan pesawat sekaligus dari dasar Laut Jawa sehingga jenazah bisa dievakuasi.

Namun, selama ini upaya pencarian dan penyelamatan (SAR) korban pesawat tersebut didominasi oleh para prajurit TNI.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas