Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

'Cicak' Kini Tak Hanya Lawan 'Buaya' Tapi Juga 'Banteng'

Tagar "Cicak Vs Buaya" menjadi topik terpopuler di lini masa jejaring sosial Twitter.com, seusai Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditangkap.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 'Cicak' Kini Tak Hanya Lawan 'Buaya' Tapi Juga 'Banteng'
Net
Ilustrasi Cicak Vs Buaya 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Reza Gunadha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tagar "Cicak Vs Buaya" menjadi topik terpopuler di lini masa jejaring sosial Twitter.com, seusai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto ditangkap Mabes Polri, Jumat (23/1/2015).

Uniknya lagi, netizen tak lagi memandang KPK yang dianalogikan sebagai "cicak" hanya melawan "buaya" yang dialegorikan sebagai Polri, tapi juga "banteng" yang diasosiasikan sebagai partai yang berkuasa saat ini, PDIP.

"Suatu saat dalam sejarah kita kenal singa melawan banteng, lalu cicak vs buaya, kini cicak melawan banteng dan buaya," kicau Sejarahwan JJ Rizal melalui akunnya, @JJRizal.

Sementara akun @Negativisme menuliskan: "KPK vs Polisi lalu PDIP vs KPK. Sepertinya lanjutan "Cicak vs Buaya" yg sekarang jadi nambah "Cicak vs Buaya + Banteng Bohay" Hehehe."

Sebelumnya diberitakan, Bambang Widjojanto dibekuk aparat Bareskrim Polri di Depok, Jawa Barat, Jumat pagi.
Ia ditangkap lantaran menjadi tersangka kasus terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kotawaringin tahun 2010.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas