Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

NasDem Pastikan Tidak Ikut Campur soal Kapolri

Partai NasDem menegaskan tidak akan ikut campur terkait urusan pelantikan Kapolri.

NasDem Pastikan Tidak Ikut Campur soal Kapolri
Tribunnews/HO/Setpres/Cahyo Bruri Sasmito
Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Menko Polhukam, Tedjo Edy Purdijatno saat menerima anggota Kompolnas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2015). Dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi, Kompolnas belum memberikan usulan nama calon Kapolri baru untuk menggantikan Komjen Pol Budi Gunawan. (Tribunnews/HO/Setpres/Cahyo Bruri Sasmito) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai NasDem selaku partai pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (JK) menegaskan tidak akan ikut campur terkait urusan pelantikan Kapolri. Seperti diketahui, Presiden Jokowi hingga kini belum melantik Kapolri baru sejak memberhentikan Jenderal Sutarman pada 16 Januari 2015 lalu.

Partai NasDem selaku partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK memastikan pihaknya tidak akan ikut campur terkait pemilihan Kapolri ini.

"Kami tidak akan campur aduk soal pencalonan Kapolri," ujar Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Maxi Gunawan di kantor NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2015).

Menurut Maxi, pemilihan Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden. Oleh karena itu, Maxi yang mewakili parpol mengatakan pihaknya menerima sepenuhnya kepada Presiden siapa yang akan dilantik. "NasDem itu menerima apapun keputusan Presiden. Prerogatif Presiden untuk memilih calon Kapolri," kata Maxi.

Ikuti kami di
Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas