Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Pengamat: Hatta Rajasa Masih Unggul

Pertarungan diprediksi akan ikut melibatkan unsur di luar PAN.

Editor: Rachmat Hidayat
zoom-in Pengamat: Hatta Rajasa Masih Unggul
NET/TRIBUNNEWS.COM
Zulkifli Hasan dan Hatta Rajasa 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persaingan antara Hatta Rajasa dengan Zulkifli Hasan memperebutkan kursi ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) pada kongres di Bali, Februari nanti diperkirakan bakal seru. Pertarungan diprediksi akan ikut melibatkan unsur di luar PAN.

Pengamat politik dari The Habibie Center, Bawono Kumoro menilai, saat ini posisi Hatta sebagai ketua umum PAN 'diserang' kubu Zulkifli yang mengusung isu peruubahan. Meski begitu, Bawono menganggap posisi Hatta sebenarnya masih di atas angin karena ide perubahan yang diusung Zulkifli belum konkret.

"Zulkifli butuh terobosan baru yang benar-benar tampil luar biasa jika ingin bertarung dengan Hatta," ujar Bawono Jumat (20/2/2015).

Ketidakjelasan ide Zulkifli soal ide perubahan, dipahami sebagai upaya membawa PAN keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan bergabung dengan partai pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Jargon itu (perubahan) bisa jadi akan ditafsirkan untuk membawa PAN keluar dari KMP," kata Bawono.

Jika ukurannya ketokohan, lanjutnya, maka cukup berat bagi Zulkifli untuk bersaing dengan Hatta yang dikenal sebagai politisi dan komunikator ulung. Terlebih, imbuhnya lagi, PAN di bawah Hatta mampu mendulang suara secara signifikan pada Pemilu Legislatif 2014 lalu dibandingkan pada 2009 saat partai berlambang matahari itu dipimpin Soetrisno Bachir.

"Saat ini, hampir tidak ada cela bagi Hatta. Namun yang pasti, jika benar Zulkifli ingin membawa perubahan dengan mengeluarkan PAN dari KMP, 67 juta rakyat yang memilih Prabowo-Hatta pada Pilpres kemarin akan marah," lanjut Bawono.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal yang sama juga dilontarkan Direktur Eksekutif Skala Survei Indonesia (SSI), Abdul Hakim MS. Menurutya, bisa saja Zulkifli membawa PAN keluar dari KMP karena yang dihadapi Hatta, petahana sekaligus inisiator lahirnya koalisi partai penyeimbang bagi yang kini mayoritas di DPR itu.

"Dengan tagline perubahan yang diusung, ada semacam sinyal bahwa Zulkifli akan melakukan perubahan besar dalam PAN. Salah satu perubahan itu bisa jadi bergabung dengan KIH," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas