SBY Butuh Sekjen Demokrat yang Energik
Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya terpilih kembali menjadi Ketua Umum Demokrat periode 2015-2020 secara aklamasi.
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
![SBY Butuh Sekjen Demokrat yang Energik](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/ldp-kumham-dukung-sby-ketua-umum-demokrat-2015-2020_20150512_143902.jpg)
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya terpilih kembali menjadi Ketua Umum Demokrat periode 2015-2020 secara aklamasi. SBY bersama tim formatur akan menyusun kepengurusan Demokrat selama lima tahun.
Ketua DPP Demokrat, Daday Hudaya menilai SBY membutuhkan figur Sekretaris Jenderal (Sekjen) yang energik. Pasalnya, tantangan partai kedepan akan semakin berat dan oleh karena itu dibutuhkan sosok yang memiliki semangat juang tinggi.
“Ya mau tidak mau kita harus menyesuaikan dengan perkembangan dinamika di lapangan. Yang pasti semangat dan energik itu penting dimiliki oleh sekjen Partai Demokrat kedepannya,” kata Daday di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2015) malam.
Menurut Daday, bila Sekjen Demokrat berjiwa energik maka kerja-kerja politik partai akan maksimal. Sebab, sikap energik seorang sekjen akan sangat membantu ketua umum dalam menggerakkan roda organisasi hingga tingkat paling bawah.
“Kalau sekjennya energik, maka sinergi dengan ketua umum semakin efektif dan maksimal. Sehingga tugas ketua umm untuk turun hungga tingkat paling bawah bisa ditopang oleh si sekjen,” tuturnya.
SBY sebagai ketua umum dinilai Daday tidak mungkin bisa keliling seluruh Indonesia lagi untuk menyambangi para pengurus di daerah.Oleh karenanya dibutuhkan sekjen yang bisa mewakili dan merepresentasikan ketua umum yang memiliki kesamaan pandangan dan energi untuk berkeliling seluruh Indonesia guna melakukan konsolidasi.
“Dulu SBY sebagai presiden saja dengan segala fasilitas yang melekat padanya tidak bisa menyambangi semua pengurus PD di daerah untuk konsolidasi.Apalagi sekarang SBY sudah tidak lagi menjadi presiden dan segala fasilias yang melekat padanya ketika menjadi presiden sudah ditarik,maka dia perlu orang yang bisa mewakilinya untuk hadir ke daerah-daerah, bahkan yang terpencil sekalipun," paparnya.
Selain itu Daday juga mengatakan figur sekjen Partai Demokrat kedepannya harus bisa diterima oleh semua pihak. Dengan demikian Daday yakin keberadaan sekjen akan menjadikan kelompok-kelompok internal yang ada selama ini menjadi bersatu-padu. "Juga sekjen itu harus figur yang mampu menjadi perekat maupun pemersatu satu dengan yang lainnya," kata Daday.
Ketika ditanya apakah dirinya sanggup jika partai menugaskan menjadi sekjen, dengan tegas Daday menjawab siap. " Kalau itu kita ini selalu siap terhadap setiap penugasan yang diberikan partai. Apapun itu tugas yang diberikan, selama menjadikan partai lebih baik kita siap," ujarnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.