Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembacaan Al Quran dengan Langgam Jawa Memicu Perdebatan

Ada yang mendukung penggunaan langgam Jawa dalam pembacaan Al Quran. Namun, tak jarang pula yang menganggap sang qari menyalahi aturan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Pembacaan Al Quran dengan Langgam Jawa Memicu Perdebatan
Youtube
Qari Muhammad Yasser Arafat. 

Artinya: "Bacalah Al-Qur’an sesuai dengan LUHUN (cara/nada/lagu/langgam) dan suara orang-orang Arab. Dan jauhilah olehmu cara membaca orang-orang fasik dan ahlul Kitab (Yahudi & Nasrani). Maka sesungguhnya akan datang beberapa kaum setelahku yang melagukan Al-Qur’an seperti nyanyian dan rohbaniyah (membaca tanpa tadabbur), suara mereka tidak dapat melewati tenggorokan mereka (tidak dapat meresap ke dalam hati), hati mereka dan orang-orang yang simpati kepada mereka telah terfitnah (keluar dari jalan yang lurus).

Sekadar informasi, selama ini langgam atau irama dalam membaca Al Quran yang lazim digunakan terpengaruh dari timur tengah.

Beberapa langgam yang dikenal adalah: Bayyati, Shoba, Hijazi, Nahawand, Sika, Rasta alan nawa, Jiharka, Banjaka.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas