Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Wamenlu: Pertahanan Siber Bisa Entaskan Kemiskinan

Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, A.M. Fachir menilai penguatan pertahanan negara di bidang siber bisa diperluas pemanfaatannya.

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Wamenlu: Pertahanan Siber Bisa Entaskan Kemiskinan
Tribunnews.com/Edwin Firdaus
Duta Besar Mongolia untuk Indonesia, Mdm Shagdar Battsetseg, melakukan kunjungan kehormatan ke Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat (8/2/2015) kemarin. Kedatangannya disambut Wamenlu RI, AM Fachir. 

(Baca juga: Menko Polhukam : Indonesia Perlu Badan Siber Nasional)

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Tedjo Edhy Purdijatno menilai Indonesia membutuhkan Badan Siber Nasional. Sebab kemampuan siber yang khususnya berkaitan dengan kemanan akan menjadi tolak ukur Indonesia guna menangkis serangan dari luar.

Demikian dikatakan Tedjo usai membuka Symposium Nasional Cyber Security di Hotel Borobudur itu.

Menurut Tedjo, saat ini instansi pertahanan, perbankan, perhubungan udara laut dan darat memang sudah memiliki sistem kemanan sendiri-sendiri. Namun masih belum terkoordinasi dengan baik secara nasional.

"Ini yang perlu dikoordinasikan dan dibina secara nasional agar satu komando menjaga ketahanan negara khususnya serangan cyber," kata Tedjo.

Presiden Jokowi yang seharusnya dijadwalkan hadir untuk membuka acara ini pun menurut Tedjo sangat concern perhatiannya terhadap badan siber nasional ini.

Nantinya lembaga ini akan setara dengan badan-badan nasional lainnya, seperti badan nasional penanggulan terorisme, badan keamanan laut dan lainnya.

Berita Rekomendasi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas