Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Panglima TNI akan Lakukan Evaluasi Terhadap Semua Alutsista

Saat ditanya apakah evaluasi akan difokuskan ke Hercules, menurut Moeldoko tidak hanya Hercules melainkan seluruh Alutsista

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Panglima TNI akan Lakukan Evaluasi Terhadap Semua Alutsista
Puspen TNI/Puspen TNI
TNI PERPANJANG MOU DENGAN PT PERTAMINA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan perpanjangan Nota Kesepahaman Kerjasama dengan PT Pertamina (Persero) di kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur No. 1A Jakarta Senin sore (29/6/2015). Penandatangan tersebut dilakukan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko dengan Direktur Utama (Dirut) Pertamina Dr. Dwi Soetjipto. Adapun Nota Kesepahaman ini memperpanjang kerjasama kedua belah pihak sejak tahun 2013. (Puspen TNI). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Moeldoko ‎mengatakan pihaknya akan mengevaluasi seluruh alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

Evaluasi ini dilakukan menyusul jatuhnya pesawat Hercules TNI AU C-130 di Medan, Selasa (30/6/2015) kemarin. Dimana ratusan orang menjadi korban dari tragedi tersebut.

"Kami akan evaluasi semua alutsista secara baik. Evaluasi mulai dari tahun pembuatan, evaluasi pertahunnya bagaimana. Kalau perlu diistirahatkan ya diistirahatkan,"kata Moeldoko, Kamis (2/7/2015) di Kejagung, jakarta.

Saat ditanya apakah evaluasi akan difokuskan ke Hercules, menurut Moeldoko tidak hanya Hercules melainkan seluruh Alutsista.

"‎Semua dievaluasi, tidak hanya hercules. Kalau hercules yang buatan tahun 60-an ada 6, yang tahun 1978 ada 8 unit. Sisanya buatan 1978," ujarnya.

Diutarakan Moeldoko, alutsista yang dimiliki TNI hingga saat ini masih ada yang layak digunakan. Kelayakan itu bukan diukur dari tahun pembuatan.

"Layak terbang itu bukan karena tahunnya, tapi tahun memang jadi atensi,"ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas