Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Antara Politik Uang dan Politik Dinasti

Sulit untuk membayangkan berapa banyak uang yang beredar menjelang dan pada waktu Pilkada.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Antara Politik Uang dan Politik Dinasti
KOMPAS/GM SUDHARTA
Ilustrasi 

Pilkada serentak akan diadakan pada 9 Desember tahun ini. Pendaftaran bakal calon gubernur, bupati, dan wali kota sudah akan dimulai. Terus terang kita tak melihat pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum akan mampu membendung politik uang dan politik dinasti. Para calon gubernur, bupati, dan wali kota yang tak punya uang suka atau tidak suka akan tersingkir. Calon independen akan semakin terengah-engah. Dengan berat hati kita akan berhadapan dengan kekuasaan uang meski kita akan dihibur dengan pidato kampanye yang seolah berpihak kepada rakyat banyak. Mungkin para pendiri negara ini tak pernah bisa membayangkan bahwa "kedaulatan rakyat" yang mereka cita-citakan dulu sudah berubah jadi kedaulatan uang.

Todung Mulya Lubis
Dewan Pendiri Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 3 Agustus 2015, di halaman 7 dengan judul "Antara Politik Uang dan Politik Dinasti".

Sumber: KOMPAS
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas