Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mobil Listrik ITS Ikut Ajang Internasional di Australia

Mobil listrik bertenaga surya, Widya Wahana V akan dilombakan dalam ajang World Solar Challenge 2015 di Australia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sanusi
zoom-in Mobil Listrik ITS Ikut Ajang Internasional di Australia
Kemenristekdikti
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir, dalam peluncuran mobil listrik tenaga surya Widya Wahana V di Gedung BPPT, Jakarta, senin (17/8/2015) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mobil listrik bertenaga surya, Widya Wahana V akan dilombakan dalam ajang World Solar Challenge 2015 di Australia.

Kendaraan ini akan bertarung dengan sejumlah kampus di seluruh dunia seperti Tokai University Michigan, Stamford University, MIT, Cambridge University dan sebagainya.

Widya Wahana V merupakan generasi kelima kendaraan listrik bertenaga surya yang dimiliki ITS.

"Mobil dengan kapasitas baterai 15 KWh ini secara teoretis bisa melaju nonstop selama 4 jam dengan kecepatan maksimum," kata Joni Hermana, Rektor Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, di Jakarta, Senin (17/8/2015).

Sebelum ditarungkan di ajang itu, bertepatan peringatan HUT RI, kendaraan akan diujicobakan bertajuk Tour de Java-Bali.

"Mobil yang bisa menampung dua orang ini akan berhenti di Semarang dan Banyuwangi," katanya.

Melalui tour ini diharapkan bisa menyosialisasikan pentingnya pengembangan transportasi bertenaga alternatif khususnya tenaga surya atau matahari.

Rekomendasi Untuk Anda

World Solar Challenge adalah lomba mobil surya tingkat internasional yakni menempuh jarak 3.000 killometer dari Darwin menuju Adelaide.

Tantangan lomba itu adalah bagaimana mengolah tenaga surya dalam mobil agar bisa menyelesaikan perjalanan dalam waktu enam hari dengan jam race ditentukan yakni hanya 9 jam mulai pukul 08.00-17.00 WIB.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas