Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Roy Suryo Kritik Website Revolusi Mental

Dia menilai anggaran untuk membuat website itu tidak harus menelan anggaran yang begitu besar hingga miliaran rupiah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Roy Suryo Kritik Website Revolusi Mental
Tribunnews.com/FX Ismanto
Roy Suryo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Partai Demokrat Roy Suryo menilai proyek Situs Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang diluncurkan oleh Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) sampai dengan siang ini belum dapat diakses normal.

Situs tersebut tidak dapat diakses sejak kemarin pukul 01.00 WIB. Padahal situs itu telah diluncurkan Menko PMK Puan Maharani pada Senin 24 Agustus lalu.

"Gerakan Revolusi Mental itu bukan justru malah membuat proyek. Tapi kembali kepada jatidiri pribadi insan masing-masing," kata Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini kepada Tribunnews.com, Kamis (27/8/2015).

Dia menilai anggaran untuk membuat website itu tidak harus menelan anggaran yang begitu besar hingga miliaran rupiah.

"Itu nilainya tidak irasional," kata Roy.

Sebelumnya diberitakan, Kemenko PMK membantah telah menghabiskan dana ratusan miliar rupiah guna mengelola website revolusi mental atau www.revolusimental.go.id.

Padahal website yang baru diluncurkan pada Senin 24 Agustus 2015 lalu sudah mengalami down server saat ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami ingin meluruskan, pembiayaan program website yang dikabarkan menelan Rp 140 miliar, itu tidak benar," kata Sekretaris Menko PMK, Sugihartatmo di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2015).

Dia mengaku, dana yang dialokasikan memelihara website tersebut hanya Rp 200 juta‎ per tahun. Uangnya diambil dari APBN 2015.

"Anggaran untuk website dialokasikan maksimal Rp 200 juta. Sekalian untuk maintenance selama 1 tahun," kata Sugihartatmo.

Website itu merupakan salah satu program Gerakan Nasional Revolusi Mental yang dicanangkan Kemenko PMK. Di mana ada tiga nilai tujuan.

"Penggunaan instrumen website itu hanya salah satu dari sejumlah program Gerakan Nasional Revolusi Mental. Gerakan ini memiliki tiga nilai, yakni integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong," kata Sugihartatmo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas