Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Buruh Pertanyakan Kebijakan Penggunaan Tenaga Kerja Asing

Said Iqbal, mempertanyakan kebijakan pemerintah mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Buruh Pertanyakan Kebijakan Penggunaan Tenaga Kerja Asing
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Menko Polhukam Luhut Panjaitan, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F.Moeloek menerima perwakilan buruh di Kantor Kemenkopolhukam, Selasa (1/9/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mempertanyakan kebijakan pemerintah mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Dia mengaku kehadiran TKA di Indonesia membuat para buruh merasa terancam sehingga merasa takut adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran.

"Adanya ancaman PHK besar-besaran. Pemerintah malah mendatangkan TKA," kata Said Iqbal di kantor Kemenkompolhukam, Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Menurut Said, TKA seharusnya ditempatkan di sektor-sektor pekerjaan yang membutuhkan kemampuan khusus. Sehingga, tenaga kerja lokal masih mendapatkan pekerjaan.

"Tentunya jangan tenaga kerja yang unskill. Ada langkah strategis,"katanya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan, menerima perwakilan buruh di Kantor Kemenkopolhukam, Selasa (1/9/2015).‬

‪Menkopolhukam Luhut Panjaitan didampingi Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F.Moeloek, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo.‬

Rekomendasi Untuk Anda

‪Perwakilan buruh dari tiga konfederasi, yaitu Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).‬

‪Pertemuan dimulai pada pukul 13.30 WIB. Pertemuan terkait aksi unjuk rasa buruh yang digelar pada Selasa ini.‬

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas