Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gary Bicara dengan Evy Via Telepon, OC Kaligis: Saya Dengar Kok Mesra Banget Ya

PU KPK memutar rekaman pembicaraan antara istri muda Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti dengan M Yagari Bhastara alias Gary.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Sugiyarto
zoom-in Gary Bicara dengan Evy Via Telepon, OC Kaligis: Saya Dengar Kok Mesra Banget Ya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Istri muda Gubernur Sumatera Utara Evy Susanti serta dua anak buah OC Kaligis yaitu Yurinda Tri Achyuni alias Indah dan M Yagari Bhastara alias Gary menjadi saksi dengan terdakwa pengacara senior OC Kaligis, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2015). Evy, Indah, dan Gary menjadi saksi perdana untuk OC Kaligis terkait kasus dugaan suap Hakim PTUN Medan. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Evy pun mengikuti perkembangan sidang di PTUN Medan, termasuk pemberian uang kepada hakim PTUN Medan.

Hal ini terekam dalam pembicaraan telepon Evy dan Gary pada 5 Juli 2015, setelah OC Kaligis dan Gary menyerahkan uang ke hakim PTUN Medan.

"Deg-degan saya sampai nggak bisa tidur bang. Abang belum masuk, udah gitu bandara kebakaran, takut gitu".

"Jam 10 kan jarang-jarang orang begitu. Aku sampai tadi subuh tuh, ya Allah mudah-mudahan nggak apa-apa".

"Takut aku, takut jebakan ‘Batman’," kata Evy dalam rekaman sadapan yang diputar penuntut umum.

Sontak, Gary menjawab semua "aman". Walau begitu, Gary, dalam rekaman sadapan, sempat merasa hubungan komunikasinya dimonitor aparat penegak hukum.

Oleh karena itu, Gary yang semula menerima telepon Evy di telepon genggamnya, meminta Evy menelpon melalui telepon genggam Mustafa, orang kepercayaan Gatot.

Rekomendasi Untuk Anda

Evy menyatakan dirinya takut Gary terkena operasi tangkap tangan (OTT). Pasalnya, seminggu sebelumnya, terjadi OTT DPRD.

Ketakutan Evy semakin menjadi, mengingat penyerahan pertemuan dengan hakim PTUN Medan dilakukan di hari Minggu.

Menurut Evy, sangat tidak lazim menemui hakim di tempat terbuka di hari Minggu.

"Sangat tidak lazim pertemuan diadakan di hari Minggu. Pak Kaligis (sebelumnya) bicara kepada saya mau menemui hakim".

"Dalam pikiran saya, kan itu terkait PTUN. Apapun itu, saya sudah menyerahkan semuanya kepada Pak Kaligis".

"Yang saya takutkan adalah takut terjadi apa-apa, dan itu kan impact-nya kepada Pak Gatot," katanya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas