Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ketika Pengawal Jokowi Dikeroyok 20 Anggota Satpol PP

Malah, kata Andika, Serda TP dipukul di bagian kepala belakang oleh oknum Satpol PP.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ketika Pengawal Jokowi Dikeroyok 20 Anggota Satpol PP
Serambi Indonesia
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - "Sejauh pemeriksaan kami, Serda TP balas memukul Oknum Satpol PP untuk membela diri."

Hal itu dikemukakan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayor Jenderal Andika Perkasa kepada Tribunnews.com, Selasa (12/1/2016) menjelaskan tudingan anggota Paspampres Serda Tomy Pinastika (TP) memukul Camat Tanah Abang.

"Karena yang bersangkutan tidak memukul, atau menendang, atau mencekik Camat Tanah Abang," tegas Jenderal Bintang Dua TNI AD ini.

Malah, kata  Andika, Serda TP dipukul di bagian kepala belakang oleh oknum Satpol PP.

Kejadian itu bermula saat Serda Tomy Pinastika (TP) dan Serda Teuku Muhamad Afrizal (TMA) berada di kantor Camat Tanah Abang adalah sebagai buntut dari "tidak terimanya" Serda TMA dilecehkan.

Serda TMA dilecehkan kata-kata kasar pada saat pembersihan Gerobak kaki lima liar oleh Camat Tanah Abang dan Satpol PP di depan Plaza Indonesia, Senin (11/1/2016) sekitar pukul 22.30 WIB.

Saat berada di Kantor Camat Tanah Abang, kata Mayjen Andika, Serda TMA menanyakan sekali lagi kepada Camat mengapa berkata kasar kepada Serda TMA.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sekalipun Camat Tanah Abang merespon dengan agak emosi, Serda TMA sama sekali tidak menunjukan emosi," jelas Andika.

Namun, imbuhnya, tiba-tiba salah satu pedagang yang gerobaknya disita menendang kardus minuman mineral di depan kaki Camat dan kemudian berusaha mencekik Camat Tanah Abang.

"Serda TP yang saat itu sebenar-nya berjarak sekitar 7 meter dari Camat justru berusaha menghentikan pedagang tersebut mencekik Camat lebih lama," ucapnya.

Namun, lebih lanjut Danpaspampres sampaikan, ketika Serda TP sudah berhasil memisahkan pedagang tersebut dari Camat TA dan berjalan untuk keluar pagar. Tiba-tiba Serda TP dihadang oleh Satpol PP yang memintanya untuk masuk lagi ke kantor Camat.

Pada saat Serda TP berjalan kembali ke kantor Camat, tiba-tiba ia dipukul di kepala belakang oleh salah seorang Oknum Satpol PP dari belakang.

"Sementara anggota Satpol PP yang lain juga berusaha mengepung dan mengeroyok," kata Mayjen Andika.

"Pada saat itulah Serda TP balas memukul Oknum Satpol PP dan mereka yang berusaha memukuli-nya," tambahnya.

Karena terdesak, imbuhnya, Serda TP akhirnya mengeluarkan Air Soft Gun yang dibawa dan memukulkan ke salah satu anggota Satpol PP tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas