Tabur Bunga untuk Jakarta
Lebih dari sepuluh aksi tabur bunga dilakukan di lokasi ledakan bom dan penembakan yang terjadi di kawasan Thamrin, Jakarta.
Penulis:
Amriyono Prakoso
Editor:
Hasanudin Aco
Tagar #KamiTidakTakut mendunia melalui media sosial Twitter setelah ledakan di kawasan Thamrin. Setelah sebelumnya tagar #PrayForJakarta sempat menempati urutan pertama trending topic worldwide di media sosial tersebut.
Tagar tersebut akhirnya menjadi sebuah gerakan yang tergabung dalam aksi #KamiTidakTakut di kawasan Thamrin Jakarta. Satu diantara para demonstran tersebut adalah putri dari Gusdur, Yenny Wahid yang mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu takut untuk menghadapi aksi teror di Jakarta.
"Memang tidak boleh takut. Kalau masyarakat takut, maka teroris itu akan senang, karena memang itu tujuan mereka," terang Yenny pada saat aksi.
Selain Yenny, Wakil Menteri Luar Negeri, A.M Fachir juga mengatakan hal yang sama saat ditanya wartawan kenapa tidak perlu takut pada aksi teror. Dirinya menjawab "Iya memang tidak perlu takut. Untuk apa takut?" jelasnya.
Hal yang sama juga dilakukan oleh seniman lukis kontemporer Aisul Yanto yang melukis di tengah kerumunan gerakan lainnya. Dirinya melukis sebuah abstraksi yang dimaknakan energi bagi seluruh warga Jakarta.
"Saya melukis sebuah energi dengan perpaduan warna hitam dan putih. Saya ingin, siapapun yang melihat lukisan saya, mempunyai energi yang cukup untuk melawan aksi terorisme," ujarnya usai melukis di lampu lalu lintas simpang empat Thamrin.