Mengorek Jaringan Teroris Kelompok Bahrun Naim di Indonesia
Setelah nama Bahrun Naim yang disebut-sebut sebagai otak serangan teroris di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, kini polisi kembali menyebut nama Arif
Tayang:
Penulis:
Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas melakukan olah tkp usai kejadian peledakan bom di pos polisi Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1/2016). Ledakan bom yang disusul baku tembak yang dilakukan oleh 7 orang pelaku dengan korban tewas 3 orang dan 4 orang dilumpuhkan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISNAWAN
“Penangkapan yang di Solo pada Nur Hamzah dan Andika, masih terkait yang di Bekasi, jaringan Abu Muzab,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, Kamis (31/12/2015).
Badrodin menuturkan, peran Nur Hamzah dan Andika yakni membantu Abu Muzab untuk mendapatkan bahan-bahan untuk selanjutnya dirakit jadi bom.
Seperti diketahui, Nur Hamzah, warga Baron Cilik, Laweyan, Solo, ditangkap saat mengendarai sepeda motor pada Selasa (29/12/2015) pagi di kawasan Jalan Haryo Panular, Laweyan.
Setelah itu, barulah Densus membekuk Andika alias Adit, warga Semanggi, Solo, saat berada di dekat musala Karang Asem, Laweyan.
Berita Populer