Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Budi Waseso: Hasil Tes Urine Seluruh Anggota DPR dari PKS Dinyatakan Negatif

Hasil pemeriksaan itu tidak dibuat-buat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Budi Waseso: Hasil Tes Urine Seluruh Anggota DPR dari PKS Dinyatakan Negatif
Tribunnews.com/ Muhammad Zulfikar
Sampel urine yang dikumpulkan dari anggota DPR RI Fraksi PKS, Senin (29/2/2016) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso mengatakan, hasil laboratorium pemeriksaan tes urine terhadap anggota dan staf Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR RI sudah keluar.

"Kebetulan dari Fraksi PKS kami (BNN) yang melaksanakan, dari sebanyak itu yang kami tes, hasilnya negatif. Itu dari hasil laboratorium dan bukan kita asal-asalan. Jadi ternyata negatif," kata Buwas sapaan akrab Budi Waseso di kantor BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (4/3/2016).

Buwas mengaku tak tahu persis berapa banyak anggota yang dites.

Namun menurutnya, hasil pemeriksaan itu tidak dibuat-buat dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Langsung kami lakukan pemeriksaan dan kami terbuka, dan disaksikan seluruhnya. Bukan kita rekayasa dan hasilnya kami umumkan itu," kata Buwas.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid yang juga anggota Fraksi PKS hadir dalam pertemuan dengan Budi Waseso, langsung mengucap syukur atas hasil tersebut.

"Alhamdulillah, memang sudah kebiasaan PKS seperti itu," kata Hidayat.

Sebelumnya pada hari Senin 29 Maret 2016 kemarin, BNN melakukan pemeriksaan tes urin di lantai 3 ruang fraksi PKS, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta.

40 anggota fraksi PKS dan 24 staf FPKS, satu per satu menyerahkan urinenya kepada petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).
Urine tersebut nantinya akan diuji di laboratorium apakah terindikasi ‎mengandung zat narkoba atau tidak.

Botol urine tersebut kemudian ditandai dengan kode agar tidak tertukar.

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengatakan, pihaknya sengaja mendatangkan BNN untuk melakukan tes urine terhadap anggota dan staf partainya.

Anggota Komisi III DPR RI itu menuturkan, saat ini semua orang sudah paham bahwa Indonesia darurat narkoba. Semua pihak katanya, harus serius untuk memberantas barang haram tersebut.

"Keseriusan itu bukan hanya suara lantang, tapi kita langsung lakukan tes urine kerjasama dengan BNN. Tes urine ini menunjukkan keseriusan kami memberantas narkoba," ujarnya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas