Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kritik Jokowi ke Hambalang, Roy Suryo 'Dibalas' Netizen dengan Video Memalukan Ini

Saat mem-posting video, pemilik akun sepertinya mengingatkan Roy tidak semena-mena mengeritik orang lain.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Kritik Jokowi ke Hambalang, Roy Suryo 'Dibalas' Netizen dengan Video Memalukan Ini
Tribun Jogja/Khaerur Reza
Roy Suryo usai mengikuti Seminar Kepahlawanan Ki Soegondo Djojopoespito di Kampus Taman Siswa, Yogyakarta, Senin (22/2/2016). 

Insiden tersebut terjadi ketika kelompok suporters Persib Bandung dan Persija Jakarta terlibat kericuhan di di Stadion Maguwo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (28/8/2013).

Memang, dua tahun lebih berlalu.

Saat itu Roy masih menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga.

Sebagai menteri, dia berusaha menenangkan dua kelompok melalui lagu kebangsaan yang membangkitkan rasa nasionalisme.

Selengkapnya lihat video ini.

Video di-posting akun Soewarno Kromo Irono‎, Minggu (20/3/2016), ke grup FPA Front Pendukung Ahok pada Facebook.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejak di-posting, video ini telah dibagikan lebih dari 700 kali.

Saat mem-posting video, pemilik akun sepertinya mengingatkan Roy tidak semena-mena mengeritik orang lain.

“Sudah lah bung Roy..... KHATAMKAN dulu LAGU INDONESIA RAYA ini dulu Baru setelah itu panjenengan boleh mengkritik orang lain.”

Entah memiliki keterkaitan atau tidak, video ini di-posting ulang usai pakar telematika tersebut mengkritik Presiden RI, Joko Widodo yang melakukan sidak ke Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat (18/3/2016).

Jokowi mengaku sedih melihat proyek senilai Rp 2,7 triliun itu kini mangkrak dan ditumbuhi ilalang.

Roy menuturkan, sebaiknya tak digunakan istilah "mangkrak" atau "sisa-sisa peninggalan" pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang terhenti beberapa tahun.

Ia menambahkan, saat menggantikan posisi Andi Mallarangeng pada 2013 lalu, dirinya sempat ingin melanjutkan proyek tersebut.

"Tapi ada keputusan dari Komisi X DPR RI dan diperkuat dengan larangan dari KPK yang tidak memperbolehkan pelanjutan proyek Hambalang karena memang dalam proses hukum," ujar Roy melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (19/3/2016).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas