Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kopassus Siap Bebaskan WNI Dari Kelompok Abu Sayyaf Bila Dapat Perintah

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) siap melakukan upaya pembebasan 10 Warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf bila mendapatkan

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kopassus Siap Bebaskan WNI Dari Kelompok Abu Sayyaf Bila Dapat Perintah
Puspen TNI/Puspen TNI
Kopassu (ilustrasi) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Komando Pasukan Khusus (Kopassus) siap melakukan upaya pembebasan 10 Warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf bila mendapatkan perintah.

Kepala Penerangan Kopassus Letnan Kolonel Inf Joko Tri Hadimantoyo mengatakan pihaknya hingga saat ini belum mendapatkan perintah.

"Itu kewenangan pemerintah, tapi sampai saat ini belum diminta," kata Joko saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (30/3/2016).

Menurutnya, setiap saat dipanggil prajurit Kopassus selalu siap.

Namun kembali lagi, menerjunkan TNI katanya adalah keputusan pemerintah.

"Kalau Danjen suruh, kami siap," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, biasanya untuk melaksanakan misi pembebasan sandera, TNI menerjunkan pasukan elite dari tiga matra yang ada.

"Yakni Kopassus, Denjaka, dan Paskhas," kata Joko.

Diberitakan, sebanyak 10 awak kapal Pandu Brahma 12 beserta muatan batubara milik perusahaan tambang asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, disandera kelompok Abu Sayyaf , Sabtu (26/3/2016).

Hingga kini pemerintah terus menjalin komunikasi dan negosiasi untuk keselamatan 10 WNI tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas