Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Sapu dan Kain Pel untuk Sanusi di Tahanan

Pantauan Tribun, ketiga pria itu membawa kipas angin, kasur lipat, bantal, selimut, sapu ijuk dan kain pel.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Sapu dan Kain Pel untuk Sanusi di Tahanan
Tribunnews/Abdul Qodir
Kerabat membawakan perlengkapan tidur dan bersih-bersih saat membesuk anggota DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanudi di Rutan Polres Jakarta Selatan, Sabtu (2/4/2016) malam. 

Pantauan Tribun, ketiga pria itu membawa kipas angin, kasur lipat, bantal, selimut, sapu ijuk dan kain pel.

Seorang petugas setempat yang enggan disebutkan namanya mengakui, pihak keluarga tidak bisa diperkenankan untuk membesuk tahanan mengingat di luar jadwal kunjungan.

"Tadi, sudah kami bilang tidak boleh besuk lagi. Ini sudah malam. Paling barang-barang itu dititipkan," ujarnya.

Rombongan keluarga dan kerabat itu baru meninggalkan polres sekitar pukul 21.30 WIB.

Mohamad Sanusi berada di rutan Polres Jaksel sebagai tahanan titipan dari penyidik KPK.

Biasanya kunjungan keluarga kepada tahanan KPK yang dititipkan di beberapa rutan di Jakarta dilakukan pada Selasa dan Jumat dengan batas waktu serta harus mendapatkan izin dari kantor KPK.

Informasi yang dihimpun, Sanusi ditahan di blok tahanan titipan lantai 4 rutan Polres Jaksel.

Berita Rekomendasi

Tak ada fasilitas mewah di dalam kamar sel berukuran sekitar 2,5x3 meter persegi. Di dalam sel itu hanya ada toilet dan tempat tidur kayu berlapis triplek tempat tubuh tahanan untuk tidur.

Sanusi ditahan di rutan Polres Jaksel setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim KPK pada Kamis (31/3/2016) malam, setelah menerima uang lebih Rp1 miliar dari pihak PT Agung Podomoro Land.

Penerimaan uang itu adalah kali kedua dengan keseluruhan jumlah penerimaan sebesar Rp2 miliar.

Uang itu diduga sebagai pemulus sejumlah poin dalam dua Rancang Peraturan Daerah (Raperda) yang digodok di DPRD DKI Jakarta terkait reklamasi Teluk Jakarta yang juga ada peran perusahaan pengembang.

Kedua raperda itu, yakni Raperda Rencana Wilayah Zonasi Pesisir Pulau-pulau Kecil (RWZP3K) dan Raperda Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.(*)  

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas