Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Santoso Cs Sudah Lemah, Anggotanya Kini Tinggal Tujuh Orang

Kelompok Santoso kini sudah lemah karena keterbatasan logistik maupun informasi serta banyak yang ditangkap.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Santoso Cs Sudah Lemah, Anggotanya Kini Tinggal Tujuh Orang
Youtube
Santoso 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Polisi Tito Karnavian menyebut kondisi kelompok Santoso kini sudah melemah.

Mereka kini sudah lemah karena keterbatasan logistik maupun informasi serta banyak yang ditangkap. Kini, Santoso hanya bersama tujuh orang saja.

"Santoso sendiri cuma tujuh orang, bahkan dua orang wanita di antaranya," ucap Tito.

Karena itu Tito berharap aparat gabungan TNI dan Polri bisa menangkap Santoso dan anggotanya pada akhir Mei 2016 mendatang.

Tim Satgas Tinombala pun memiliki target meringkus Santoso Cs sampai 12 hari ke depan.

"Operasinya itu sampai akhir Mei, 12 hari ke depan untuk tim yang (sedang bertugas) ini. Tapi akan berganti dengan tim yang lain," ujar Tito.

Santoso dan pengikutnya juga mulai terpecah-pecah dan moralnya pun jatuh.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kelompok ini (Santoso Cs) sudah melemah, kehabisan energi, moral mereka jatuh, mereka terpecah-pecah," kata Tito.

Dua Anggota Ditangkap
Aparat Kepolisian Polda Sulawesi Tengah belum melakukan pemeriksaan terhadap dua anggota kelompok Santoso yang tertangkap di Desa Padalembara, Poso.

Kedua anggota kelompok Santoso ini belum diperiksa karena kondisi fisik mereka masih lemah.

Adapun dua anggota kelompok Santoso yang ditangkap adalah Ibad dan Sul. Keduanya ditangkap saat turun gunung karena kelaparan mencari makan.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Rudy Sufahriadi mengatakan Ibad dan Sul terpaksa turun gunung karena selama berada dalam kelompok Santoso mereka dikucilkan dan merasa diperlakukan tidak adil terutama dalam pembagian makanan.

Padahal baik Ibad maupun Sul di kelompok Santoso berperan sebagai tim pengintai dan pencari logistik.

Namun rupanya Ibad dan Sul justru dikucilkan oleh Santoso dan anggota yang lain. Mereka pun turun dari hutan di gunung ke sebuah perkampungan dan akhirnya tertangkap oleh Satgas Tinombala.

Depresi Berat
Baik Ibad dan Sul kata Rudy Sufahriadi kini dalam keadaan lemah dan belum bisa diperiksa. Mental keduanya depresi berat.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas