Tribun

Prahara Partai Golkar

75 Kader Agung Laksono Masuk Kepengurusan Golkar

75 orang dari 95 kader kubu Agung Laksono masuk kepengurusan Partai Golkar yang baru hasil kesepakatan kubu Aburizal Bakrie dengan Agung Laksono.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Dewi Agustina
75 Kader Agung Laksono Masuk Kepengurusan Golkar
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ketiga kanan) bersama Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono (ketiga kiri), Wakil Ketua Umum Sharif Cicip Sutarjo (kedua kiri), Wakil Ketua Umum Theo L Sambuaga (kiri), Sekjen Idrus Marham (kanan), dan Bendahara Umum Bambang Soesatyo (kanan) saat menghadiri Rapat pleno DPP Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (7/4/2016). Dalam rapat pleno Partai Golkar tersebut memutuskan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) diselenggarakan oada 7 mei 2016 di Bali. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 75 orang dari 95 kader kubu Agung Laksono masuk kepengurusan Partai Golkar yang baru hasil kesepakatan kubu Aburizal Bakrie dengan Agung Laksono.

Kepengurusan untuk periode 2014-2019 itu mengakomodasi 80 persen kubu Ancol.

"Ketua umum tetap Pak Aburizal dan Sekretaris Jenderal tetap Pak Idrus Marham. Wakil ketua umum ada Pak Agung Laksono, Pak Zainudin Amali dan lain-lain," kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Gedung Imigrasi Kemenkum HAM, Jakarta, Selasa (26/4/2016).

"Selain itu, Ada Pak Nurdim Chalid, Ada Pak Theo L Sambuaga, ada Yorrys dan lain-lain. Jadi benar-benar mengakomodasi kedua kelompok," tambah Yasonna.

Kesepakatan kepengurusan Golkar ini dicapai setelah kedua kubu bertemu dan membicarakan secara internal.

Menurut Yasonna, surat dengan Nomor M.HH-04.AH.11.01 tahun 2016 itu merujuk keputusan Mahkamah Agung nomor 96 K/Pdt/2016 Tanggal 29 Februari 2016 yang telah berkekuatan hukum tetap.

Ia berharap, proses islah Partai Golkar terus berlanjut. Apalagi, Golkar berencana menggelar musyawarah luar biasa (Munaslub) untuk memilih Ketua Umum Golkar yang baru pada 23 Mei 2016 di Bali.

Aburizal dan Agung sepakat tidak maju sebagai calon ketum dalam Munaslub tersebut.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar hasil Munas Bali Idrus Marham berharap, setelah ini tidak ada lagi permasalahan terkait surat keputusan Menkumham tentang pengesahan kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munas Bali yang sudah direkonsiliasi.

"Basisnya adalah Munas Bali sebagaimana putusan MA yang menyatakan Munas Bali dinyatakan sah dan seluruh keputusannya," kata dia.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas