Protes Pernyataan Said Aqil, Anak Ustaz Baasyir Datangi Kantor PBNU
Jika tidak ada bukti, Said Aqil harus mencabut pernyataannya itu melalui media massa.
Tayang:
Penulis:
Abdul Qodir
Editor:
Johnson Simanjuntak
Abdul Qodir/Tribunnews.com
Putra pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Baasyir, Abdul Rahim Baasyir (kedua kiri) diterima tiga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya no 164, Jakarta Pusat, Kamis (28/4/2016). Kedatangannya untuk menyampaikan protes dan meminta klarifikasi atas pernyataan Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj yang menyebut Baasyir mengajarkan doktrin bom bunuh diri ke anak buahnya.
Sebab, mereka khawatir ada informasi yang tidak diutuh disampaikan oleh media massa dari pernyataan Said Aqil.
"Saya dan teman-teman di Kepengurusan PBNU akan melakukan klarifikasi langsung kepada beliau (Said Aqil Siroj). Kalau ditanggapi tapi terus tidak selesai, ya akan kami lakukan semampu kami," ujar Eman.
Pihak keluarga Ba'asyir tersebut gagal menemui dan meminta klarifikasi secara langsung kepada Said Aqil Siroj di kantor PBNU. Sebab, ia tengah berada di Maluku Utara.
Abdul Rahim menyatakan dirinya akan mendatangi lagi kantor PBNU jika dalam waktu dekat Said Aqil belum memberikan penjelasan atau tanggapan atas pernyataannya itu.
Berita Populer