Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Proyek Hambalang Akan Dilanjutkan Pada 2018

Hasil rapat terbatas (ratas) di Istana Negara hari ini menghasilkan beberapa keputusan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in Proyek Hambalang Akan Dilanjutkan Pada 2018
SETPRES/RUSMAN
Presiden Joko Widodo didampingi Menpora Imam Nahrawi, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Staf Khusus Presiden Johan Budi meninjau lokasi Proyek Wisma Atlet di Bukit Hambalang, Kab.Bogor Jawa Barat, Jumat (18/3/2016). Presiden menegaskan proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat adalah aset negara yang harus diselamatkan, proyek itu telah menghabiskan uang negara hingga mencapai Rp 2,7 triliun. TRIBUNNEWS/SETPRES/RUSMAN 

TRIBUNNEWS.COM - Hasil rapat terbatas (ratas) di Istana Negara hari ini menghasilkan beberapa keputusan. Satu diantaranya adalah mengenai kelanjutan proses pembangunan proyek Hambalang.

Ratas tersebut dipimpin oleh Presiden RI dan didampingi oleh Wapres RI, dan dihadiri antara lain oleh: Menko PMK, Menteri PU PERA, Gubernur DKI Jakarta, Wagub Jabar, Menko Maritim, Kepala BPK, Kepala, BPKP, Satgas GBK, dan Ketua IAI.

"Terkait dengann Hambalang, tetap akan dilanjutkan mulai tahun 2018," ujar Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, melalui sambungan pesan Whatsapp kepada wartawan.

Pada tahun 2017 akan dilakukan tahap kegiatan pemenuhan sejumlah persyaraan yang direkomendasikan oleh Tim Audit Teknik Hambalang.

Tahap tersebut diantaranya perencanaan kelanjutan pembangunan, audit teknik beberapa area yg berpotensi rawan, pemetaan ulang, dan redesign kebutuhan riel.

Pada bulan lalu, Tim Audit Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengunjungi proyek pembangunan sarana prasarana Pusat Pelatihan, Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Bogor Jawa Barat.

Kementerian PUPR melakukan audit teknis terhadap proyek pembangunan yang terhenti tersebut atas perintah Presiden Joko Widodo, untuk memastikan apakah proyek itu layak untuk dilanjutkan atau tidak.

Rekomendasi Untuk Anda

Tim pakar tersebut nanti yang akan menyusun rekomendasi teknis bangunan ini, termasuk kualitas pekerjaan, dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL ).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas