Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU Salurkan Bantuan ke Aleppo

Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU mendistribusi bantuan kebutuhan dasar bagi para korban di Aleppo

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
zoom-in Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU Salurkan Bantuan ke Aleppo
ARA News
Tim SAR membantu evakuasi korban akibat serangan udara yang menyasar sebuah sekolah dasar di Aleppo, Suriah, Senin (11/1/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik di Aleppo, yang dulunya merupakan sebuah kota industri paling sibuk di Suriah mendorong lembaga kemanusiaan asal Indonesia untuk memberikan bantuan.

Salah satunya adalah lembaga kemanusiaan nasional  PKPU, yang timnya telah tiba di Istanbul Turki untuk menyalurkan langsung bantuan bagi para korban.

Agung Notowiguno selaku Presiden Direktur PKPU mengatakan, misi ini bagian dari tanggung jawabnya sebagai lembaga kemanusiaan yang konsen masalah kemanusiaan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Apalagi kita merupakan bagian dari komunitas internasional yang harus saling membantu.

"Sehingga misi kemanusiaan ini sebenarnya adalah tanggung jawab kita bersama untuk meringankan beban dan kesulitan warga yang mengalami konflik ini," ujar Agung di Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Agung menyebut saat ini ada satu tim yang terdiri dari Deny Kurniawan dan Aldi Surya dari PKPU Pusat dan Ahmad Azzam dari PKPU Representatif di Turki berada di sana.

"Mereka akan mendistribusi bantuan ini, berupa kebutuhan dasar bagi para korban," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedepannya, kata dia,  lembaga kemanusiaan PKPU akan melakukan program berkelanjutan yang akan bekerjasama dengan IHH Turki berupa layanan kesehatan dan Mobile Kitchen.

"Dalam pelaksanaannya, diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 3-5 miliar," katanya.

Berdasarkan data agensi pengungsian PBB (UNHCR), 6,6 juta warga Suriah terusir dari rumah mereka sendiri, dan lebih dari 4,8 juta lainnya melarikan diri dan mencari perlindungan di negara lain.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas