Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KPK Sebut Enam Daerah Rawan Korupsi

La Ode mengatakan pihaknya telah berupaya memadukan penindakan dan pencegahan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in KPK Sebut Enam Daerah Rawan Korupsi
Tribunnews/Herudin
Laode Muhammad Syarif 

TRIBUNNEWS.COM. JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan adanya enam daerah rawan korupsi.

Wakil Ketua KPK La Ode Muhammad Syarif pun meminta anggota DPR dari daerah pemilihan (dapil) tersebut turut memberikan pengawasan.

"Aceh, Sumatera Utara, Banten, Papua dan Papua Barat. Keenam provinsi tolong diperhatikan khusus karena daerah ini yang paling rawan korupsi. Karena pengawasan KPK jauh disana," kata La Ode saat rapat dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

La Ode mengatakan pihaknya telah berupaya memadukan penindakan dan pencegahan.

Ia mencontohkan mengenai Gubernur Riau.

"Tapi disusun pencegahan yang baik? Dulu kurang berintegrasi. Sehingga kami berupaya penindakan disusul pencegahan. Pencegahan menyasar 3 pilar yakni pemerintah, swasta dan masyarakat," kata La Ode.

Sedangkan mengenai Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), La Ode mengatakan tingkat kepatuhan mencapai 70 perseb wajib lapor.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada 2016, ditargetkan mencapai 80 persen wajib lapor.

"Faktor penting itu komitmen kementerian atau lembaga karena KPK enggak bisa berikan sanksi," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas