Komisioner KPU: Itu Kacau dan Harus Dihentikan
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyayangkan adanya isu tidak benar yang terjadi saat ini tentang kematian Ketua KPU
Penulis: Amriyono Prakoso
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyayangkan adanya isu kematian Ketua KPU, almarhum Husni Kamil Manik akibat diracun.
"Itu kacau dan harus dihentikan. Isu-isu seperti itu sangat tidak mengenakkan kami semua," ujarnya di Kantor KPU, Jakarta, Senin (11/7/2016).
Lebih lanjut, Ferry menerangkan bahwa kematian Husni disebabkan oleh sakit yang selama ini tidak dibicarakan kepada Komisioner KPU lainnya, dan RS Pusat Pertamina sudah menjelaskan penyebabnya.
"Beliau memang pernah mengeluh sakit, tapi tidak dikasih tahu ke kami tentang sakitnya. Itu kan terjadi memang ada infeksi dan apalagi gula darahnya sedang tinggi. Jadi apa yang dijelaskan oleh rumah sakit itu benar," katanya.
"Soal umur tidak ada yang tahu, meskipun terlihat sehat, siapa saja bisa meninggal," lanjut Ferry.
Dirinya berharap agar seluruh dugaan yang beredar di publik tentang penyebab kematian Husni Kamil Manik segera selesai dan tidak perlu lagi dibicarakan.
"Kok tega ada yang bicara seperti sampai dikaitkan dengan Pilpres 2014 lah dan macam-macam. Saya berharap dugaan-dugaan itu segera selesai," kata Ferry.