Tribun

Polemik Menteri Jokowi

Ini Dampaknya, Bila Arcandra Tetap Jabat Menteri ESDM

Arcandra disebut sudah menjadi warga negara Amerika Serikat sejak Maret 2012.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ini Dampaknya, Bila Arcandra Tetap Jabat Menteri ESDM
Kompas/Wisnu Widiantoro
Menteri ESDM Arcandra Tahar. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski ada indikasi Arcandra Tahar pernah memiliki paspor Amerika Serikat (AS), namun telah dikembalikan dan karenanya secara teknis kehilangan kewarganegaraan Indonesia.

Tapi pemerintah bisa saja melakukan akrobat hukum untuk tetap mempertahankan Arcandra menjadi Menteri ESDM.

Bila ini terjadi, menurut Guru Besar Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana, pemerintah harus bisa meyakinkan kepada publik keputusan-keputusan Menteri ESDM akan mengedepankan kepentingan nasional.

Namun dia menilai Menteri Arcandra akan berada dalam posisi yang sulit bila mengambil keputusan yang berbau Amerika Serikat (AS).

"Bila memenangkan perusahaan AS maka publik akan mengkaitkan kecurigaan terkait kewarganegaraan AS yang mungkin pernah dimiliki," kata Prof Hikmahanto ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (15/8/2016).

Namun imbuhnya, bila Menteri Arcandra khawatir atas kecurigaan publik dan karenanya mengambil keputusan yang tidak berpihak pada perusahaan AS maka ini tidak adil bagi perusahaan tersebut.

Bahkan Indonesia bila secara kualifikasi perusahaan AS tersebut sangat layak.

Semisal terkait pengambilan keputusan untuk memperpanjang atau tidak Kontrak Karya PT Freeport Indonesia.

Dia menilai Arcandra tidak saja harus memberi argumentasi teknis tetapi juga harus bisa meyakinkan kepada publik keputusannya adalah yang terbaik bagi Indonesia.

"Satu hal yang pasti selama menjabat sebagai pembantu Presiden, Arcandra harus bisa benar-benar membantu Presiden, bukan menjadi beban bagi Presiden," ujarnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas