Budi Gunawan Cium Tangan Megawati Usai Dilantik Jadi Kepala BIN
Usai tangannya dicium, Megawati tersenyum dan keduanya pun diminta awak media untuk berfoto sejenak.
Penulis:
Imanuel Nicolas Manafe
Editor:
Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sore ini, Jumat (9/9/2016), Komjen Budi Gunawan dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Pelantikan Komjen Budi Gunawan dilakukan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada pukul 17.30 WIB.
Sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam penatikan itu.
Diantaranya Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arif Hidayat, Ketua DPD Irman Gusman dan Ketua MPR Zulkifi Hasan.
Di sisi kiri Zulkifli Hasan, nampak Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri yang juga hadir menyaksikan pelantikan tersebut.
Megawati mengenakan pakaian kebaya berwarna merah dan selendang berwarna cokelat tua yang membalut di bahu kirinya.
Megawati yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan ini nampak khusyuk menyaksikan pelantikan Komjen Budi Gunawan mulai dari awal hingga akhir.
Usai dilantik, Presiden Jokowi yang lebih dahulu memberikan selamat kepada Budi Gunawan, kemudian Megawati menyusul.
Ketika Megawati baru menyodorkan tangan, Budi Gunawan langsung meraihnya dengan tangan kanan kemudian mencium tangan kanan Megawati.
Usai tangannya dicium, Megawati tersenyum dan keduanya pun diminta awak media untuk berfoto sejenak.
Jaga Independesi
Budi Gunawan menegaskan Badan Intelijen Negara (BIN) akan menjaga independensi dalam melaksanakan tugasnya.
Hal itu dikatakan Budi Gunawan usai menjalani uji kelayakan dan kepatutan calon Kepala BIN di Komisi I, Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/9/2016).
"Sesuai dengan undang-undang bahwa BIN harus bekerja dengan mengedepankan independensi. Kemudian fakta yang sebenarnya. Makanya aspek objektivitas ini penting, tidak berdasarkan kepentingan ataupun juga pesanan-pesanan," kata Budi Gunawan.
Jenderal bintang tiga itu lalu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan kepercayaan untuk menjabat Kepala BIN.