Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jimly: Penolakan kepada Ahok Atas Nama Agama Sudah Tidak Relevan

Penolakan tersebut, sebagian besar dinyatakan karena Ahok bukanlah seorang Muslim dan tidak pantas menjadi pemimpin daerah. Bagaimana menurut Jimly?

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Amriyono Prakoso
zoom-in Jimly: Penolakan kepada Ahok Atas Nama Agama Sudah Tidak Relevan
Eri Komar Sinaga/Tribunnews.com
Jimly Asshiddiqqie 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbagai penolakan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terjadi di wilayah DKI Jakarta, karena Ahok menyatakan akan bertarung kembali di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

Penolakan tersebut, sebagian besar dinyatakan karena Ahok bukanlah seorang Muslim dan tidak pantas menjadi pemimpin daerah.

Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie menjelaskan hal itu sudah sangat tidak relevan.

"Penolakan Ahok atas nama agama tidak relevan lagi saat ini," jelasnya saat ditemui di acara Launching Pilkada DKI Jakarta, Minggu (18/9/2016).

Dia menjelaskan beberapa daerah di Indonesia juga telah dipimpin oleh kepala daerah yang tidak mempunyai keimanan yang sama dengan sebagian besar masyarakatnya.

Pemilih juga dirasa sudah rasional dan pintar untuk memilih pemimpin yang baik dan berkualitas sehingga alasan yang berdasarkan agama sudah tidak lagi berlaku.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sah-sah saja jika yang memimpin bukan dari agama tertentu. Kalau dia memang berintegritas dan dirasa mampu memimpin daerah, ya boleh saja," kata Jimly.

Dia berharap dalam memilih pemimpin di Pilkada Serentak, masyarakat dapat menggunakan hak suaranya berdasarkan pada hati nurani dan pertimbangan masing-masing.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas