Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tidak Taat pada Pancasila, Gus Nuril Nilai FPI Pantas Dibubarkan

Pria yang akrab disapa Gus Nuril itu menuturkan, FPI adalah lembaga yang tidak taat terhadap Pancasila dan konstitusi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ ‎Pengasuh Pondok Pesantren Soko Tunggal Semarang, KH Nuril Arifin Husein,‎ menilai pemerintah berkewajiban untuk membubarkan organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam (FPI).

Pernyataan itu ia lontarkan karena banyak keluhan terhadap ormas yang dipimpin Rizieq Shihab.

"Itu kewajiban pemerintah untuk membubarkan (FPI). Lembaga tersebut banyak keluhan, dan melakukan ketidaksantunan, apalagi lembaga tersebut tidak memiliki izin," kata Nuril Arifin saat dikonfirmasi, Jumat (25/11/2016).

Pria yang akrab disapa Gus Nuril itu menuturkan, FPI adalah lembaga yang tidak taat terhadap Pancasila dan konstitusi.

Menurutnya, langkah tegas pemerintah ditunggu dalam menertibkan ormas yang tidak taat terhadap Pancasila dan UU.

"‎Harusnya pemerintah bisa membubarkan (FPI), mengapa mereka dibiarkan. Tunjukkan kepada ‎rakyat agar mereka tidak berkoar-koar," ujar Gus Nuril.

‎Mengenai akan dilaksanakannya salat Jumat di sepanjang Jalan Sudirman hingga Thamrin menurut Gus Nuril hal itu tidak diperlukan.

Rekomendasi Untuk Anda

Ditegaskannya, salat itu niatnya harus Lillahitaala dan jangan ada tujuan lain dalam melaksanakan salat.

"Kalau salat jadi sarana demo, bagaimana dianggap Lillahitaala? Salat jangan di jalan raya, ganggu orang lain. Kan bisa di lapangan atau tempat yang tidak ganggu ketertiban orang lain," kata Gus Nuril.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas