Cak Imin dan Setya Novanto Gelar Pertemuan Bahas Tiga Isu
Muhaimin Iskandar mendatangi kediaman Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di Jalan Wijaya III, Jakarta, Jumat (2/12/2016).
Penulis:
Ferdinand Waskita
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mendatangi kediaman Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di Jalan Wijaya III, Jakarta, Jumat (2/12/2016).
Pertemuan selama kurang lebih satu jam itu membahas tiga isu utama.
Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin didampingi Marwan Jafar.
Sedangkan Setya Novanto ditemani Sekjen Golkar Idrus Marham, Roemkono dan Nusron Wahid.
Isu pertama yang dibahas mengenai aksi 2 Desember yang berjalan damai.
Novanto mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang bersedia hadir menemui peserta aksi.
Selain itu, dikatakan Setya Novanto, PKB adalah representatif dari agama Islam.
"Tentu Partai Golkar sangat perlu sekali untuk mengadakan betul-betul kerjasama ke depan khususnya di dalam kebhinekaan juga kemajemukan untuk mempertahankan NKRI," kata Setya Novanto.
Setya Novanto menilai kehadiran Presiden Joko Widodo dalam salat Jumat berjamaah menunjukkan Islam yang damai.
Sedangkan, Ketua Umum PKB Cak Imin menuturkan hal yang sama.
Ia bersyukur aksi 2 Desember berlangsung damai.
Kondisi ini harus diteruskan demi keutuhan NKRI.
"Kita bersyukur hari ini demonya aman lancar tidak ada masalah dan akan kita teruskan dalam satu bingkai kebersamaan NKRI yang utuh yang benar-benar bermartabat buat masa depan bangsa yang lebih maju," kata Cak Imin.
Isu kedua yang dibahas mengenai RUU Pemilu.
Novanto meminta masukan dari Cak Imin mengenai pembahasan RUU Pemilu.