Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Pelindo II

Hanya Periksa Sekali Dalam Setahun, KPK Tampik Ada Tekanan Tangani Kasus RJ Lino

Febri Diansyah menampik adanya tekanan terhadap KPK dalam penanganan kasus tersebut.

Hanya Periksa Sekali Dalam Setahun, KPK Tampik Ada Tekanan Tangani Kasus RJ Lino
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Juru bicara KPK Febri Diansyah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setahun diumumkan menjadi tersangka korupsi, bekas Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Richard Joost (RJ) Lino hanya sekali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi.

Diumumkan menjadi tersangka pada 18 Desember 2015, RJ Lino diperiksa pada 5 Februari 2016.

RJ Lino pun hingga kini belum ditahan dan terakhir RJ Lino masih menyempatkan diri nonton bareng final Piala AFF Leg ke-2 Indonesia vs Thailand di kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Juru Bicara KPK Febri Dianyah menegaskan penyidikan kasus RJ Lino masih berjalan.

Febri Diansyah menampik adanya tekanan terhadap KPK dalam penanganan kasus tersebut.

"Tidak ada tekanan," kata Febri Diansyah, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Menurut Febri Diansyah, penyidikan kasus tersebut kini terus berlangsung dan fokus pada pendalaman kerugian negara terkait pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II tahun 2010.

"Jadi beberapa pidana terkait pasal 2 dan 3 harus didalami lebih lanjut soal kerugian negara," katanya.

Maret lalu, KPK sebenarnya telah berangkat ke Tiongkok guna menelusuri kasus tersebut.

Halaman
12
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas