Tribun

Natal 2016

Di Hadapan Jemaat, Kapolri Sampaikan Perbedaan Bukan Pemecah tetapi Pemersatu Bangsa

Saat bersamaan di gereja itu tengah berlangsung ibadah malam Natal yang dipimpin oleh Pendeta Steven Tong.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Di Hadapan Jemaat, Kapolri Sampaikan Perbedaan Bukan Pemecah tetapi Pemersatu Bangsa
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyambangi‎ gereja Reformed Injili Indonesia di Kemayoran. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Setelah mengunjungi Gereja HKBP Menteng, rombongan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo bertolak ke wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kali ini rombongan menyambangi‎ gereja Reformed Injili Indonesia.

Saat bersamaan di gereja itu tengah berlangsung ibadah malam Natal yang dipimpin oleh Pendeta Steven Tong.

Untuk diketahui, Pendeta Steven Tong lahir di Xiamen, Provinsi Fujian, kemudian kini berpindah kewarganegaraan menjadi WNI dan menetap di Indonesia.

Baca: Kapolri: Kami Ingin Bapak dan Ibu Menjalankan Ibadah Natal dengan Lancar

Pantauan Tribunnews.com, saat tiba di gereja rombongan Kapolri dan Panglima sempat duduk di jajaran depan mimbar.

Selanjutnya diberi kesempatan untuk memberikan sambutan.

"‎Syalom semuanya. Seperti apa yang tadi disampaikan pendeta Steven Tong, perbedaan bukan pemecah tapi pemersatu. Jadikanlah perbedaan sebagai kekayaan bagi kita, kita mengikat diri dalam NKRI. Selamat Natal, Tuhan memberkati kita semua," tambah Kapolri.

Selesai menyampaikan selamat Natal, Kapolri dan rombongan Panglima TNI langsung pergi meninggalkan gereja.

Untuk diketahui, sebelumnya pendeta Steven Tong sempat memimpin ‎acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR)‎ di Gedung Sabuga, Jl Tamansari Kota Bandung, Selasa (6/12/2016).

Namun acara harus dibubarkan dini karena Kelompok Ormas dari Pembela Ahlus Sunnah (PAS) memaksa panitia mengakhiri acara dengan alasan kegiatan kebaktian harus digelar di gereja bukan di tempat umum.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas